Sahabat Bagikan Yah - Sebuah penelitian menemukan bahwa seorang wanita harus lebih banyak
tidur daripada pria. Ini disebabkan karena saat terbangun di pagi hari,
wanita cenderung jadi mudah marah dan sensitif, ketika mereka tidak
memperoleh jam tidur yang memadai atau seperti biasanya mereka dapatkan.
Duh, rempong nggak sih?
Faktanya menurut studi dari University of Surrey menemukan bahwa hampir
satu dari lima wanita memiliki tidur malam yang buruk lima hari dalam
seminggu, dibandingkan dengan 8 pria. Jadi ketika mereka memiliki tidur
malam yang buruk atau susah tidur bisa mengalami penderitaan fisik dan
mental lebih besar daripada pria.
Membersihkan rumah sambil menyiapkan sarapan, menjawab telepon sambil menata perabotan rumah, mengurus anak sambil makan siang. Ya, multitasking adalah bakat luar biasa dari kaum perempuan yang sayangnya, selalu mengakibatkan stress dan kelelahan.
Pertanyaannya, berapa lama perempuan harus tidur agar tetap sehat, bersemangat, dan produktif? Logikanya begini, semakin banyak kamu menggunakan otak pada siang hari, maka semakin banyak waktu yang kamu butuhkan untuk tidur di malam harinya.
Kebanyakan perempuan selalu kurang tidur
Dan karena rata-rata perempuan selalu bekerja dengan cara yang lebih kompleks ketimbang laki-laki, mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk tidur. Orang dewasa rata-rata membutuhkan 6-8 jam untuk tidur agar bisa memulihkan kondisi tubuh dari kelelahan siang harinya. Padahal faktanya, perempuan tidak pernah tidur selama itu, apalagi bagi mereka yang sedang mempunyai balita.
Lebih mudah terbangun saat tidur
Hal itu lebih berdampak buruk pada kesehatan perempuan ketimbang laki-laki. Seperti masalah jantung, diabetes, depresi, stress, atau kecemasan. Ketika hal itu terjadi, mimpi para perempuan di malam hari cenderung lebih ringan dan sensitif terhadap suara bernada tinggi sehingga mudah terbangun.
20 menit ekstra
Solusinya bagaimana? Menambah jam tidur sekurang-kurang
nya
20 menit (dari waktu tidur normal 6-8 jam) setiap hari sangat membantu
untuk memastikan para perempuan tetap ceria dengan pekerjaan
multitasking mereka.
Sumber : inovasee.com

Membersihkan rumah sambil menyiapkan sarapan, menjawab telepon sambil menata perabotan rumah, mengurus anak sambil makan siang. Ya, multitasking adalah bakat luar biasa dari kaum perempuan yang sayangnya, selalu mengakibatkan stress dan kelelahan.
Pertanyaannya, berapa lama perempuan harus tidur agar tetap sehat, bersemangat, dan produktif? Logikanya begini, semakin banyak kamu menggunakan otak pada siang hari, maka semakin banyak waktu yang kamu butuhkan untuk tidur di malam harinya.
Kebanyakan perempuan selalu kurang tidur
Dan karena rata-rata perempuan selalu bekerja dengan cara yang lebih kompleks ketimbang laki-laki, mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk tidur. Orang dewasa rata-rata membutuhkan 6-8 jam untuk tidur agar bisa memulihkan kondisi tubuh dari kelelahan siang harinya. Padahal faktanya, perempuan tidak pernah tidur selama itu, apalagi bagi mereka yang sedang mempunyai balita.
Lebih mudah terbangun saat tidur
Hal itu lebih berdampak buruk pada kesehatan perempuan ketimbang laki-laki. Seperti masalah jantung, diabetes, depresi, stress, atau kecemasan. Ketika hal itu terjadi, mimpi para perempuan di malam hari cenderung lebih ringan dan sensitif terhadap suara bernada tinggi sehingga mudah terbangun.
20 menit ekstra
Solusinya bagaimana? Menambah jam tidur sekurang-kurang
Sumber : inovasee.com
